Makan buah manggis. (Foto: Dok Net/ Ilustrasi)PMJ – Buah manggis kaya akan kandungan gizi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh manusia. Buah yang memiliki nama latin Gracinia Mangostana ini biasanya tumbuh di daerah tropis seperti Indonesia.

Tak hanya buahnya saja yang lezat untuk dikonsumsi, kulit dari buah manggis juga kaya manfaat. Banyak sekali khasiat yang diperoleh dari buah manggis ini. Berikut beberapa manfaat buah manggis bagi kesehatan.

Turunkan Kolesterol

Kandungan zat xanthone yang ada pada buah manggis ini juga bisa juga jadi salah satu obat kolestrol.

Buah manggis ini dipercaya ampuh menurunkan kadar kolestrol jahat yang berlebihan dalam tubuh.

Atasi Alergi

Ekstrak dari buah manggis ini dapat menghambat pelepasan histamine. Yaitu, penyebab tubuh gatal-gatal saat alergi dan sintesis prostaglandin yang menyebabkan tubuh meradang saat alergi.

Bila rutin mengonsumsi buah ini, maka bisa mengatasi alergi secara alami.

Perbanyak Sistem Imun

Tubuh membutuhkan sistem imun yang baik untuk menghalau virus atau bakteri jahat dari luar.

Buah manggis mengandung antioksidan yang bisa membentuk sistem imun agar menjadi lebih kuat.

Vitamin B dalam kandungan buah manggis dapat mempertahankan metabolisme tubuh menjadi level regular.

Untuk Antioksidan

Tubuh membutuhkan sistem imun yang baik untuk menghalau virus atau bakteri jahat dari luar.

Buah manggis mengandung antioksidan yang bisa membentuk sistem imun agar menjadi lebih kuat.

Vitamin B dalam kandungan buah manggis dapat mempertahankan metabolisme tubuh menjadi stage regular.

Usia memang nggak bisa dilawan, namun proses penuaan bisa diperlambat dengan mengonsumsi kulit manggis.

Antioksidan yang terkandung dalam buah manggis bisa membantu pencegahan penuaan sehingga kulit masih terlihat kinclong.

Cegah Kanker

Buah manggis mempunyai kandungan bernama xamtone yang merupakan salah satu senyawa yang bermanfaat untuk mencegah penyakit kanker.

Senyawa anti kanker ini dipercaya dapat memperlambat pertumbuhan sel-sel kanker yang ada pada usus besar dan usus hati, serta dapat memperlambat pertumbuhan sel berbahaya yang dapat menyebabkan kanker. (FER).