Aem Penurunan Kandungan: Topics By Worldwidescience Org

FORMULASI, KANDUNGAN GIZI, DAN DAYA TERIMA KUE-KUE TRADISIONAL MAKASSAR BERBASIS TEPUNG PUPAE–MULBERRY (PURY SEBAGAI MAKANAN BERGIZI MASA DEPAN

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Clara Meliyanti Kusharto Full Text Available ABSTRACTThe aims of this analysis was to formulate and improve the nutrient content material and define of makassar traditional snack which was enriched with Pupae-mulberry (Pury powder. Experimental research was performed and proximate evaluation was used to determine nutrient content of the product and acceptance take a look at was used by hedonic test of semi-skilled panelists. This research produced three sorts of traditional snacks, specifically Rampari sponge cake, Deppatori Pury, and Pury sticks. Based on organoleptic test product Deppatori was chosen to develop additional by mixing basic substances consist of rice flour, glutinous rice flour, brown sugar, sesame and water with pupae-mulberry (pury powder. The formulas have been F1 (pury powder 5%, F2 (pury powder 10%, and F3 (pury powder 15%. The examine confirmed that by hedonic scale, the panel most popular F2 because the addition greater than 10% of Pury powder will make texture harder. Hedonic quality scale indicated that F2 had traits yellowish brown color, style and flavor near neutral. Nutrient content of Deppatori Pury 10% (per 100 g was water 7.ninety two g, ash 1.19 g, protein 5.80 g, fats 25.99 g, carbohydrates sixty seven.02 g, vitality 484 kcal, calcium seventy four.14 mg, iron 1.ninety six mg, phosporus ninety seven.23 mg, respectively and result of microbiology take a look at was 390 cfu/g. Protein contribution of Deppatori-Pury 10% per 100 g serving measurement to RDA of aged was 9.4-10.4%. Therefore, two serving size is recommended for Deppatori-Pury as future food to reach 20% RDA protein.Keywords: acceptability, deppatori, makassar’s snack, pury powderABSTRAKTujuan penelitian adalah melakukan formulasi dan meningkatkan kandungan zat gizi serta daya terima kue-kue tradisional Makassar yang diperkaya tepung pupae-mulberry (Pury. Penelitian ini merupakan studi eksperimental yang melakukan analisis kandungan zat gizi secara proksimat dan uji penerimaan panelis (organoleptik menggunakan uji hedonik oleh orang panelis semi terlatih. Pembuatan kue

PENURUNAN TOKSISITAS LEACHATE (AIR LINDI DARI TPAS PUTRI CEMPO MOJOSONGO SURAKARTA DENGAN PAC (POLY ALUMINUM CHLORIDE (Toxicity Reduction of Leachate from Putri Cempo Municipal Landfill (TPAS Mojosongo Surakarta with PAC (Poly Aluminium Chloride

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Dwi Astuti Full Text Available ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah menetapkan persen penurunan toksisitas sesudah diperlakukan dengan PAC. Rancangan penelitian ini adalah eksperimen murni dengan pretest-posttest with management group design. Populasi dalam penelitian ini adalah air lindi yang berasal dari TPAS Putri Cempo Mpenurunan toksisitasnya adalah: 64,38% (24 jam, forty two,66% (forty eight jam, 32,50% (72 jam, dan 25,ninety nine% (ninety six jam.  ABSTRACT The aims of the current study have been to find out proportion of leachate toxicity reduction after therapy with PAC. The experimental design used was true experimental research with pretest-posttest with management group design. Population in this examine was leachate from Putri Cempo Landfill (TPAS Putri Cempo Mojosongo Surakarta. The pattern was 250 litres leachate obtained from the landfill outlet by quota sampling method. The outcomes revealed the leachate toxicity based on LC hours had been: (1 with out PAC treatment: 25.06% (24 hours, 21.07% (48 hours, 17.49% (72 hours, and 14.97% (ninety six hours; (2 with PAC therapy: 89.forty four% (24 hours, 63.seventy three% (forty eight hours, forty nine.ninety nine% (seventy two hours, and forty.96% (ninety six hours. Therefore, the toxicity reductions had been: sixty four.38% (24 hours, 42.sixty six% (forty eight hours, 32.50% (72 hours, and 25.ninety nine% (96 hours.

ANALISIS PENGGUNAAN FILTER AKTIF SHUNT UNTUK MENANGGULANGI THD DI RSUP SANGLAH

Directory of Open Access Journals (Sweden)

I Wayan Rinas Full Text Available Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah (RSUP memiliki tingkat THD (Total Harmonics Distortion arus yang tidak sesuai dengan standar IEEE . THD arus yang berlebih dapat menyebabkan berbagai kekurangan. Untuk mengatasi masalah ini digunakan filter aktif shunt berbasis inverter. Dalam penelitian ini dilakukan simulasi penggunaan filter aktif menggunakan sofware simulink MATLAB 7.0.4 Hasil analisis menunjukan pemasangan filter aktif menyebabkan terjadi penurunan kandungan THD arus dan THD tegangan pada feeder yang bermasalah. Kandungan THD arus dan THD tegangan telah sesuai dengan IEEE . Daya distorsi harmonisa pada sistem mengalami penurunan dan terjadi peningkatan faktor daya mendekati unity power issue pada feeder.

EFEKTIVITAS KAPORIT PADA PROSES KLORINASI TERHADAP PENURUNAN BAKTERI Coliform DARI LIMBAH CAIR RUMAH SAKIT X SAMARINDA (The Effectiveness of Calcium Hypochlorite to Chlorination Process in Decreasing the Amount of Coliform Bacteria in the Wastewater of X

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Muhammad Busyairi Full Text Available ABSTRAK Kaporit pada limbah cair rumah sakit digunakan sebagai desinfektan, tetapi, penggunaan kaporit dengan dosis yang tidak tepat akan menyebabkan pembentukan senyawa Trihalomethane (THMs yang beracun dan bersifat karsinogenik. Pada limbah cair rumah sakit X Samarinda, diperoleh nilai MPN Coliform sebesar >160.000 MPN / one hundred mL dengan residu klor sebesar 0 ppm. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis optimum dari penggunaan kaporit menggunakan titik Breakpoint Chlorination (BPC dan pengaruhnya terhadap penurunan Coliform. Analisis dilakukan dengan titrasi iodometri dan menghitung jumlah bakteri Coliform memakai metode Most Probable Number (MPN. Penentuan dosis kaporit berdasarkan dosis optimum pada titik BPC dimaksudkan agar dapat menjaga residu klor dari penambahan dosis yang semakin meningkat. Hasil penelitian mempengarui rerata kadar bahan organik pada sampel limbah cair sebesar 137,26 ppm, sehingga dosis kaporit yang dibubuhkan dimulai dari ppm. Titik BPC terjadi pada pembubuhan klor aktif 160 ppm untuk kedua waktu kontak yaitu 30 dan 40 menit. Pada titik BPC, waktu kontak 30 menit diperoleh rerata persentase penurunan nilai Coliform yaitu ninety eight,21% sebesar 2.899 MPN / one hundred mL dengan residu klor sebesar 88 ppm. Pada waktu kontak 40 menit diperoleh persentase penurunan bakteri Coliform hingga ninety eight,83%, yaitu dari >160.000/one hundred mL menjadi 1.866/a hundred mL dengan residu klor 97,5 ppm. ABSTRACT Calcium hypochlorite of hospital wastewater serves as disinfectant, however, inappropriate dose of it’ll result in the formation of Trihalomethane (THMs which is toxic and carcinogenic. The value of MPN Coliform of wastewater in X hospital Samarinda is >one hundred sixty.000 MPN / a hundred mL with residual chlorine zero ppm. This research goals at figuring out the optimum dose of calcium hypochlorite usage by utilizing Breakpoint Chlorination curve and its impact to Coliform lower. Further, the analysis is completed by employing iodometric titration and the amount of Coliform

DAMPAK PEMBANGUNAN HUTAN TANAMAN INDUSTRI Acacia crassicarpa DI LAHAN GAMBUT TERHADAP TINGKAT KEMATANGAN DAN LAJU PENURUNAN PERMUKAAN TANAH (The Impact of Development of Industrial Plantation Forest Acacia crassicarpa in Peatland Towards the Maturity

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Yunita Lisnawati Full Text Available ABSTRAK Pembangunan hutan tanaman di lahan gambut tidak terlepas dari sorotan isu negatif lingkungan terkait dengan penurunan kedalaman muka air tanah, sehingga terjadi perubahan ekosistem asli. Kegiatan reklamasi lahan untuk HTI Acacia crassicarpa dalam jangka panjang disinyalir akan menimbulkan dampak negatif terhadap perubahan karakteristik tanah gambutnya seperti tingkat kematangan dan laju penurunan permukaan tanah gambut (subsiden. Kajian mengenai dampak pembangunan HTI di lahan gambut terhadap tingkat kematangan dan laju subsiden perlu dilakukan untuk memberikan informasi mengenai kondisi exsisting daya dukung lahannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kematangan gambut baik secara vertikal (berdasarkan kedalaman gambut maupun secara horizontal (berdasarkan jarak dari bibir kanal dan mengetahui laju subsiden sebagai dampak dari reklamasi lahan gambut menjadi HTI A. crassicarpa. Penelitian dilakukan di PT AA, Distrik Rasau Kuning, Kabupaten Siak, Riau. Plot penelitian ditempatkan dalam satu transek sepanjang 100 m yang dibuat tegak lurus dengan kanal tersier, terdapat 12 plot dan dalam satu transek terdapat 3 titik pengamatan sehingga whole titik pengamatan adalah 36 titik. Parameter yang diamati adalah dinamika kedalaman muka air tanah, nilai kadar serat tanah gambut dan laju subsiden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak perubahan kedalaman muka air tanah gambut di lokasi penelitian hanya mempengaruhi tingkat kematangan gambut pada kedalaman kurang dari 2 m, sedangkan jarak kanal tersier sebesar a hundred twenty five m tidak berpengaruh secara nyata terhadap tingkat kematangan gambut. Pada kedalaman kurang dari 2 m tingkat kematangan gambut lebih tinggi dibandingkan dengan lapisan di bawahnya. Pembangunan HTI A. crassicarpa di lokasi penelitian menyebabkan laju subsiden sebesar rata-rata 5,5 cm/tahun. ABSTRACT The institution of forest on peat areas is insepatable from the glare of the negative environmental points related

PENURUNAN COD, TSS DAN TOTAL FOSFAT PADA SEPTIC TANK LIMBAH MATARAM CITRA SEMBADA CATERING DENGAN MENGGUNAKAN WASTEWATER GARDEN (Degradation of COD, TSS and Total Phosphate in Septic Tank Wastewater of Mataram Citra Sembada Catering Using Wastewater

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Dradjat Suhardjo Full Text Available ABSTRAKÂ Sumber limbah berasal dari septictank industri restauran (catering Citra Sembada Catering, termasuk dalam kategori limbah domestik. Limbah tersebut banyak mengandung komponen yang tidak diinginkan bila dibuang ke badan air. Konsentrasi limbah yang masih di atas baku mutu, di antaranya akan memunculkan masalah pencemaran. Reaktor Wastewater Garden yang menggunakan krikil (0,5Cm-1cm dan 6 jenis tanaman yaitu : melati air (Echinodoras paleafias, Cyperus (Cyperus, Futoi (Hippochaetes lymnenalis, Pisang air (Typhonodorum indleyanum, Pickerel rush (Pontedoria cordata, Cattail (Typha latifulia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas reaktor Wastewater Garden, apabila digunakan untuk menurunkan konsentrasi Chemical Oxygen Demand (COD, Total Suspended Solid (TSS dan Fosfat Total sebagai faktor pencemar pada limbah industri restauran (Citra Sembada Catering yang tertampung pada septictank. Penelitian dilakukan dengan menggunakan reaktor Wastewater Garden dengan sistem batch dan dimensi reaktor lm x zero.5m x lm. Zona air limbah seventy five cm, dan zona substrat atau krikil eighty cm, akar tanaman ditanam sedalam l0-15 cm. Metode penelitian yang digunakan berdasarkan SNI, di mana COD mengacu pada SNI . metode refluks tertutup secara spektrofotometri, TSS mengacu pada SK SNI M F metode pengujian secara gravimetri dan Fosfat complete mengacu pada SNI M metode asam askorbat dengan alat spektrofotometer. Penelitian ini dilakukan selama 12 hari di mana setiap three hari sampel diambil pada outlel kemudian dianalisis. Berdasarkan hasil penelitian ini, diperoleh bahwa penggunaan wastewater backyard pada limbah cair Mataram Citra Sembada Catering dapat menurunkan COD dengan efektivitas optimum 40,eighty one% pada hari ke-6, penurunan TSS 89,l2% pada efektifitas optirnum hari ke-12 dan penurunan fosfat complete dengan efektivitas optimum pada hari ke-6 yaitu sebesar 99,73 %. Tanaman dapat hidup dengan subur. Â ABSTRACTÂ Wastewater

PENGARUH PERILAKU MASYARAKAT YANG BERMUKIM DI KAWASAN BANTARAN SUNGAI TERHADAP PENURUNAN KUALITAS AIR SUNGAI KARANG ANYAR KOTA TARAKAN (Influence of The Behavior of Citizens Residing in Riverbanks to The Decrease of Water Quality in The River of Karang

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Ira Puspita Full Text Available ABSTRAK Data Status Lingkungan Hidup Daerah Kota Tarakan menyatakan bahwa kualitas air Sungai Karang Anyar Kota Tarakan yaitu parameter COD, amoniak dan TSS tahun melebihi baku mutu. Penurunan kualitas air tersebut disebabkan oleh perilaku masyarakat yang bermukim di kawasan bantaran sungai. Pendekatan penelitian kualitatif dengan menggunakan gabungan metode kualitatif dan kuantitatif. Metode kuantitatif antara lain digunakan untuk teknik pengumpulan knowledge melalui kuesioner dan menghitung status mutu air Sungai Karang Anyar menggunakan metode Indeks Pencemaran. Metode kualitatif antara lain digunakan untuk observasi, wawancara mendalam kepada swasta dan tokoh masyarakat. Hasil penelitian yaitu perilaku masyarakat yang membuang air limbah domestik langsung ke sungai mempengaruhi parameter COD melebihi baku mutu karena air limbah yang dibuang terdapat busa sabun berasal dari buangan air cucian. Air limbah domestik yang dibuang langsung ke sungai berasal dari sisa memasak sehingga diduga menyebabkan amoniak juga melebihi baku mutu. Perilaku masyarakat yang tidak mengolah kotoran ayam dapat mempengaruhi parameter amoniak melebihi baku mutu karena kotoran ayam membusuk dan mengalir ke sungai. Perilaku masyarakat yang mengambil tanah dari bukit/gunung tidak mempengaruhi parameter TSS karena dipengaruhi mengambil tanah dari bukit/gunung dilakukan pada curah hujan menurun/kemarau. Perilaku masyarakat yang menambang pasir di sungai mempengaruhi parameter amoniak melebihi baku mutu karena air limbah domestik yang organik dan kotoran ayam membusuk yang telah tertimbun lama di dasar sungai akan terangkat. Perilaku masyarakat yang menambang pasir di sungai tidak mempengaruhi parameter TSS karena kegiatan menambang pasir tidak dilakukan setiap hari dan bergantung pada curah hujan. Sebagai kesimpulan adalah tidak semua perilaku masyarakat yang bermukim dan berkegiatan di kawasan bantaran sungai mengakibatkan penurunan kualitas air sungai. Â ABSTRACT

Kandungan L-three, four-dihydroxyphenylalanine Suatu Bahan Neuroprotektif pada Biji Koro Benguk (Mucuna pruriens Segar, Rebus, dan Tempe (L-three,4-DIHYDROXYPHENYLALANINE CONTENT AS A NEUROPROTECTIVE MATERIAL ON FRESH, COOKED AND FERMENTED OF KORO BENGUK (MUCUNA PR

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Tri Wahyu Pangestiningsih kandungan L-DOPA mulai dari biji koro benguk segar, rebus, dan bahan olahannya yaitu tempe benguk. Uji dilakukan pada biji koro benguk mentah kulit berwarna putih (BR D dan hitam (BR A asal Wonogiri, Jawa Tengah, serta biji koro benguk mentah kulit berwarna putih (KP C, biji koro benguk yang sudah direbus dua kali, dan tempe benguk asal Kulon Progo, Yogyakarta. Sampel diekstraksi menggunakan pelarut etanol dan n-propanol, kemudian dianalisis dengan teknik high-performance liquid chromatography (HPLC untuk melihat kadar kandungan L-DOPA-nya. Hasil penelitian menunjukkan, kadar L-DOPA tertinggi (8,56% ditemukan pada biji koro benguk mentah dengan warna kulit putih asal Wonogiri yang diekstraksi menggunakan pelarut etanol, sedangkan kadar L-DOPA terendah (zero,016% ditemukan pada sediaan tempe yang diekstraksi dengan n-propanol asal Kulon Progo. Secara umum, ekstraksi menggunakan pelarut etanol memberikan hasil kadar L-DOPA yang lebih tinggi dibandingkan dengan pelarut n-propanol. Semua ekstraksi sampel, mulai biji koro benguk segar, rebus sampai bentuk tempenya mengandung L-DOPA, dengan kadar tertinggi terdapat pada biji koro benguk segar berkulit putih asal Wonogiri, Jawa Tengah yang diekstraksi menggunakan etanol, sedangkan kadar terendah dijumpai pada tempe benguk dari Kulon Progo, Yogyakarta yang diekstraksi menggunakan n-propanol.

PENURUNAN TINGKAT INTRUSI AIR LAUT BERDASARKAN “CHLORIDE BICARBONATE RATIO” MENGGUNAKAN LUBANG RESAPAN BIOPORI : STUDI KASUS DI KOTA SEMARANG (Decreased of Sea Water Intrusion Based On “Chloride-Bicarbonater Ratio”Using the Biopore Absorption Hole

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Siti Sundari Miswadi Full Text Available ABSTRAK Banjir menjadi agenda tahunan bagi warga yang tinggal di daerah pinggiran pantai di Kota Semarang. Namun sekarang, wilayah yang jauh dari pantaipun kini sudah tidak luput dari banjir dan intrusi air laut. Hal ini terjadi karena airtanah sudah melebihi besarnya pengisian kembali (recharge, dan tanah sudah kehilangan fungsinya dalam menyerap air akibat maraknya pembangunan gedung dan perumahan yang tidak ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tingkat intrusi air laut di sumur-sumur gali berdasarkan “Chloride-Bicarbonate Ratio”, dan daya hantar listrik (DHL serta salinitas di Kota Semarang. Penelitian dilakukan terhadap 30 sumur gali milik penduduk dengan jarak dari pantai antara 0,5-5 (lima kilometer. Tingkat intrusi air laut dihitung berdasarkan rasio klorida terhadap karbonat dan bikarbonat, dan hasilnya diplotkan pada peta dasar. Hasil penelitian menunjukkan, tingkat intrusi air laut dan nilai DHL di Kota Semarang bagian timur jauh lebih jelek dibandingkan dengan wilayah pantai sebelah barat Kota Semarang, sedangkan kadar salinitas di sebagian besar daerah penelitian rata-rata kadarnya sedang. Hasil penelitian menggunakan lubang resapan biopori (LRB sebagai adsorben menunjukkan, pada minggu ketiga setelah pembuatan LRB didapatkan tingkat intrusi air laut naik sebesar 66,sixty four % sumur, dan sebanyak 33,33% sumur turun tingkat intrusinya, sedangkan pada mingggu keenam terjadi penurunan tingkat intrusi sebesar sixty six,sixty four% sumur, dan 33,33% sumur naik. Kadar salinitas pada minggu ketiga turun sebanyak 83,30 %sumur, dan sixteen,sixty six% tetap, sedangkan pada minggu keenam 49,ninety % sumur salinitasnya naik, 33,33% turun, dan sixteen,sixty six% tetap. Nilai daya hantar tistrik (DHL pada minggu ketiga terdeteksi 16,66% sumur naik, dan 83,30% sumur turun, sedangkan pada minggu keenam 49,98 % sumur DHL-nya naik, dan 49,98% turun. Nilai pH pada minggu ketiga terdeteksi a hundred% sumur turun, sedangkan minggu kelima sixty six,sixty four % turun dan 33,33 % sumur p

PENGARUH INTERNET TERHADAP PENURUNAN MINAT BELAJAR MAHASISWA

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Miskahuddin Full Text Available The Internet is one result of the sophistication and development of science and man-made know-how. Various conveniences supplied, certainly one of which is social media. But unfortunately, this sophistication has an influence on the standard of schooling. The worst impact on the planet of schooling that will end result from social networking sites is starting to lower curiosity in scholar studying. This might be as a result of the student’s studying motivation also becomes decreased because of the significance of social networking quite than the learning achievement. To reduce the unfavorable impact, as users we should be more clever. Internet savvy is how an internet user can manage and utilize internet technology correctly tailored to the wants and not violate moral and web codes of ethics.

Penurunan Kadar Interleukin-18 Cairan Peritoneal

OpenAIRE

Astuti, Yoni Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menentukan konsentrasi interleukin- 15 (IL-18) pada cairan peritoneal dan serum penderita endometriosis yang -bandingkan dengan kelompok management( tidak menderita endometriosis). Metode penelitian yang digunakan adalah kajian analitik prospektif. Subyek yang terlibat sebanyak 44 penderita yang melakukan bedah laparoscopic pada penyakit ginekologi ringan. Pengambilan cairan peritoneal dan serum sebagai specimen ulakukan sebelum dan sesudah tindakan b…

HUBUNGAN PENGATURAN WAKTU PENAMPUNGAN AIR HUJAN DENGAN PENURUNAN KERACUNAN Pb PADA MASYARAKAT DI KOTA PONTIANAK (Relation Between The Time Control of Rain Water Collection with The Decrease of Pb Intoxication for Community at Pontianak, Kalimantan

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Khayan Khayan Full Text Available ABSTRAKÂ Penelitian ini bertujuan (1 mencermati hubungan antara pengaturan waktu penampungan air hujan dengan penurunan keracunan Pb, (2 menemukan perbedaan keracunan Pb antara masyarakat yang meminum air hujan dari air yang ditampung melalui atap seng dan bukan atap seng, (three memahami korelasi antara pekerjaan perilaku merokok, jenis sumber air minum dan tempat pengumpulannya, dan jarak antara rumah dengan derajad keracunan Pb, dau (four menemukan hubungan antara keracunan Pb dan gejala subyektif antara lain sakit kepala, kelelahan, nyeri perut diare, muntah-muntah dan gangguan tidur. Studi in menggunakan pendekatan quasi experiment. Subyek penelitian ini adalah masyarakat yang menggunakan air hujan sebagai air minum. Sampling dilaksanakan menggunakan cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik wawancara dan quesioner, pencermatan konsentrasi Pb digunakan metode AAS di laboratorium. Analisis dilakukan secara deskriptif dan analitis menggunakan uji korelasi dan t-check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1 pengaturan waktu penampungan sekitar 20 menit dapat menurunkan tingkat keracunan Pb, (2 tidak ditemukan perbedaan antara tingkat keracunan Pb bagi mereka yang meminum air dari air yang ditampung melalui atap seng dan bukan seng, (3 tidak ditemukan hubungan antar factor pekerjaan, perilaku merokok, jenis sumber air dan tempat penampungan dan jarak rumah terhadap tingkat keracunan Pb, dan (4 tidak ditemukan hubungan antara tingkat keracunan Pb dengan gejala subyektif masyarakat antara lain sakit kepala, kelelahan, nyeri perut diare, muntah-muntah dan gangguan tidur. Â ABSTRACT Concentration of Pb in rain water, although its very low but it’s harmful and capable of damage public well being. In the body, Pb exposure will be absorpted and distributed by blood and a part of Pb content material will be accrued within the tissue. To decrease the Pb focus of rain water, certainly one of its to regulate time of rain water assortment, that used

KANDUNGAN ASAM LEMAK DAN KARAKTERISTIK FISIKO-KIMIA MINYAK IKAN LELE DAN MINYAK IKAN LELE TERFERMENTASI (FATTY ACID CONTENTS AND PHYSICO-CHEMICAL CHARACTERISTICS OF CATFISH OIL AND FERMENTED CATFISH OIL

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Iskari Ngadiarti Full Text Available ABSTRACT Catfish oil and fermented catfish oil have not been developed and commercially produced as catfish derived products. Various processing of catfish oil will change each the composition and physico-chemical traits. The goal of this study was to establish the composition of fatty acids and physico-chemical traits of each catfish oil (MIL and fermented catfish oil (MILT. Results showed that fatty acid composition of catfish oil was MUFA (36.12%> PUFA> (32.forty three%> SFA (31.forty five%, while the composition of fermented catfish oil was MUFA (forty two.96%> SFA (42.32%> PUFA (15.39%. The fermentation process with lactic acid micro organism elevated the content of stearic acid however decreased the content material of linoleic acid and linolenic acid. Physical and chemical characteristics of MIL and MILT were nearly related, they indicated oxidation process, based on melting level, viscosity, and thiobarbituric acid values. Therefore, within the manufacturing of catfish oil or fermented cat fish oil, it’s necessary to add spices and/or nutrient as antioxidants sources. Keywords: catfish oil, PUFA, MUFA, SFA and CLA  ABSTRAK Minyak ikan lele (MIL dan minyak ikan lele terfermentasi (MILT sebagai produk turunan dari ikan lele masih belum banyak dikembangkan dan diproduksi secara komersial. Berbagai proses pengolahan minyak dapat mengubah komposisi dan karakteristik fisiko-kimia minyak ikan lele. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi komposisi asam lemak dan karakteristik fisiko-kimia dari minyak ikan lele (MIL dan minyak ikan lele terfermentasi (MILT. Komposisi asam lemak pada MIL secara berurutan adalah MUFA (36,12% > PUFA (32,43% > SFA (31,forty five%, sedangkan setelah difermentasi menjadi MILT terjadi perubahan yaitu MUFA (forty two,ninety six% > SFA (forty two,32% > PUFA (15,39%. Jenis asam lemak jenuh yang mengalami peningkatan pada MILT adalah asam lemak stearat, sedangkan asam lemak tidak jenuh ganda yang mengalami penurunan adalah asam linoleat dan linolenat yang

NILAI CERNA DAN BIODEGRADASI THEOBROMIN POD KAKAO DENGAN PERLAKUAN FERMENTASI MENGGUNAKAN INOKULUM MULTI MIKROBIA (Digestibility Value and Theobromine Biodegradation of Cocoa Pod with Treatment of Fermentation Using Multi Microbial Inoculum

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Suci Wulandari SBP terhadap nilai cerna serat dan biodegradasi theobromin. Pod kakao difermentasi dalam kondisi anaerob pada suhu ruang. Kadar inokulum yang ditambahkan adalah zero; 0,05; dan zero,1 %. Selama fermentasi dilakukan pengambilan sampel pada hari ke-0, three, dan 6 untuk mengetahui pertumbuhan bakteri selama fermentasi pod kakao, perubahan pH, perubahan nilai cerna, dan degradasi theobromin selama fermentasi, kemudian dilanjutkan dengan isolasi bakteri untuk mengetahui karakteristik isolat bakteri dari pod kakao terfermentasi dengan cara isolat yang diperoleh diuji kemampuannya dalam menghasilkan enzim selulase (CMC-ase dan β-glukoseidase dan kemampuannya dalam mendegradasi theobromin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama fermentasi pod kakao terjadi kenaikan populasi bakteri asam laktat dan bakteri whole, penurunan pH, kenaikan nilai cerna serat, dan penurunan kandungan theobromin dalam pod kakao. Perubahan parameter tersebut lebih nyata terjadi pada pod kakao yang difermentasi dengan kadar air forty% dan diinokulasi dengan SBP® dosis 0,05% dengan lama fermentasi 6 hari. Penurunan theobromin pada pod kakao fermentasi terbesar mencapai 17,02%. Kenaikan nilai cerna serat dan penurunan kandungan theobromin selama fermentasi pod kakao oleh inokulan SBP dikonfirmasi dengan karakteristik isolat-isolat bakteri yang diperoleh dari pod kakao yang terfermentasi. Ada eight isolat bakteri yang mampu menghasilkan enzim CMC-ase dan β-glukosidase dengan tingkat produksi yang berbeda-beda. Beberapa isolat bakteri juga mampu menurunkan kandungan theobromin dalam kultur cair sampai sebesar 27,07%. Kata kunci: Pod kakao, theobromin, nilai cerna serat, selulase

Pertumbuhan Prenatal dalam Kandungan Kambing Melalui Superovulasi

Directory of Open Access Journals (Sweden)

ADRIANI Full Text Available Thirty six Etawah-grade does (BW 20.four-forty four.2 kg, age 2.5-7 years were used to study the efficacy of accelerating secretion of endogenous hormones of pregnancy by superovulation of does to stimulate of growth prenatal in uterus. The does were injected with pregnant mare serum gonadotrophin (PMSG, zero IU/kg BW [grouped into nonsuperovulation-NSO] and 15 IU/kg BW [grouped into Superovulation-SO]. Intravaginal sponge (60 mg medroxyprogesterone acetate was utilized for 14 days to synchronize estrus cycle. Twenty 4 hours previous to sponge removing, PMSG was injected to stimulate superovulation. After sponge elimination, five experimental does have been combined with one buck for pure mating. Superovulation prior to mating increased variety of corpora lutea, mean of maternal serum estradiol concentration, progesterone focus, litter measurement, common start weight and common milk yield, by 112, 67, 42, 27, 32, and 35%, respectively. Those have been correlated with the increase of uterine, corpora lutea, and particular person birth weight.

Analisis kandungan kuman enterik pada air kemih

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Agus Supriyanto Supriyanto Full Text Available This research was performed to be able to know the total late count (TPC and how much enteric bacteria have been isolated from urine speciments. Samples were taken from medical laboratoru, and was examinated in the part of microbiology department of Biology, FMIPAUniversitas Airlangga Surabaya. Thirty five samples had been examinated. Method of detection of enteric micro organism, carried out in several steps together with enrichment, isolation and identification. Identification step, was done using take a look at of fisiology, motility and morphology with the Gram staining. The result showed, that the number of bacteria in urine specimens was 10 x 103 CFU per ml to 296 x 107 CFU per ml and include eterobacter sp., Pseudomonas sp., Klebsiella sp., Serratia sp., Poteus morgana, Proteus mirabilis, Aeromonassp. and Escherichia coli.

KORELASI PENURUNAN MUKA TANAH DENGAN PENURUNAN MUKA AIR TANAH DI KOTA SEMARANG

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Bambang Darmo Yuwono Full Text Available The traits of the pattern of land subsidence need to be mapped for the purposes of planning and structuring town as well as taking acceptable actions in anticipating and mitigating the influence. These traits may be determined by combining the land subsidence measurements carried out with numerous strategies similar to levelling, GPS, direct measurement and InSAR. Land subsidence that occurred in Semarang had a fee that varied between cm / 12 months with an growing development in direction of the north east (northeast of Semarang. The areas which had a excessive price of land subsidence between cm / yr included PRPP, Tanjungmas, Terboyo and Kaligawe. In this paper will present spatial distribution of landsubsidence which have identical sample with the change of ground water level .Observations GPS method has a high correlation with changes in floor water degree reaches zero.956 compared with InSAR observations, GPS, direct remark

KANDUNGAN VITAMIN B6, B9, B12 DAN E BEBERAPA JENIS DAGING, TELUR, IKAN DAN UDANG LAUT DI BOGOR DAN SEKITARNYA (VITAMIN B6, B9, B12 AND E CONTENT OF SEVERAL TYPES OF MEATS, EGGS, FISHES AND MARINE SHRIMPS IN BOGOR AND SURROUNDING AREAS

Directory of Open Access Journals (Sweden)

Heru Yuniati Full Text Available ABSTRACT Food Composition Table (DKBM in Indonesia has not mentioned all types of vitamins available in the food, notably vitamin B6, B9 (folic acid, B12, and vitamin E. Therefore this examine aimed to investigate the content of vitamin B6, B9 (folic acid, B12, and vitamin E in several types of meat, eggs, fish and marine shrimps consumed in Bogor and surrounding areas. Vitamin B6, B9, B12, and vitamin E from three kinds of meat (rooster, beef, lamb, two forms of eggs (chicken, duck, and four species of fish (snapper, bloating, carp and tuna and crayfish are analyzed using High-Performance Liquid Chromatography (HPLC. The samples used are raw and brought from three areas in Bogor and surrounding areas. Fishes, meats and eggs comprise high levels of folic acid, nonetheless the quantity of folic acid content in meat varies depending on which part of meat the samples are taken, kinds of organ, and the fats content of the meat. The folic acid content in rooster wings is different with these in thigh. In fatty mutton the folic acid is greater than in these lean meat, and in yolk is higher than these in egg white. Vitamin E content material of snapper is the best amongs other kinds of fishes (6.fifty four µg/100 g.Chicken eggs include a higher quantity of vitamin E than duck eggs, while the yolk accommodates ahigher quantity of vitamin E than these egg white. Keywords: animal meals, vitamin B6, vitamin B9 (folic Acid, vitamin B12, vitamin E  ABSTRAK Daftar Komposisi Bahan Makanan (DKBM yang ada di Indonesia belum memuat semua jenis zat gizi dalam makanan, khususnya vitamin B6, B9 (asam folat, B12 dan vitamin E. Menganalisis kandungan vitamin B6, B9 (asam folat, B12, dan vitamin E dalam beberapa jenis daging, telur, ikan dan udang laut yang dikonsumsi masyarakat di Bogor dan sekitarnya. Kandungan vitamin B6, B9, B12 dan vitamin E dari tiga jenis daging (ayam, sapi, kambing, dua jenis telur (ayam, itik, serta empat jenis ikan (kakap, kembung, mas, tongkol dan udang laut

Resolution analyses for choosing an applicable airborne electromagnetic (AEM) system

DEFF Research Database (Denmark)

Christensen, N.B.; Lawrie, Ken is important and has to be approached in a practical method involving a spread of various aspects. In this paper, we concentrate on the decision analysis perspective and demonstrate that the inversion analysis should be preferred over the by-product evaluation as a result of it takes parameter coupling into consideration, and…… decision for a series of fashions related to the survey area by comparing the sum over the information of squares of noise-normalised derivatives. We examine this evaluation technique with a decision evaluation primarily based on the posterior covariance matrix of an inversion formulation. Both of the above analyses rely……, moreover, that the derivative analysis typically overestimates the decision capability. Finally we present that impulse response knowledge are to be most popular over step response data for near-floor decision….

Advanced AEM by Comprehensive Analysis and Modeling of System Drift

Science.gov (United States)

Schiller, Arnulf; Klune, Klaus; Schattauer, Ingrid The quality of the evaluation of risks outgoing from environmental hazards strongly depends on the spatial and temporal distribution of the info collected in a survey space. Natural hazards usually emerge from extensive areas as it’s in the case of volcanoes or land slides. Conventional surface measurements are restricted to few lines or areas and infrequently can’t be conducted in difficult terrain. So they solely give a spatial and temporary limited information set and therefore limit the reliability of risk evaluation. Aero-geophysical measurements potentially present a priceless device for finishing the info set as they are often carried out over a wide area, even above tough terrain inside a short time. A most fascinating opportunity in course of such measurements is the ascertainment of the dynamics of such potentially hazardous environmental processes. This necessitates repeated and reproducible measurements. Current HEM methods cannot accomplish this adequately due to their system immanent drift and – in some circumstances – unhealthy signal to noise ratio. So, to develop comprising ideas for advancing state-of-the-art HEM-systems to a priceless tool for information acquisition in risk evaluation or hydrological problems, completely different studies have been undertaken which type the contents of the presented work carried out in course of the project HIRISK (Helicopter Based Electromagnetic System for Advanced Environmental Risk Assessment – FWF L-354 N10, supported by the Austrian Science Fund). The methodology relies upon two paths: A – Comprehensive experimental testing on an existing HEM system serving as an experimental platform. B – The setup of a numerical model which is continuously refined according to the results of the experimental data. The mannequin then serves to simulate the experimental as well as alternative configurations and to analyze them topic to their drift conduct. Finally, ideas for minimizing the drift are derived and tested. Different check collection – stationary on floor as well as in flight – present a transparent correlation between the drift in uncooked voltage knowledge and temperatures of crucial system components, particularly within the transmitter and receiver sections. Further, the correlation with air stress, humidity, construction geometry and static electricity has been investigated. It shows that in case of a tuned system the dependency of sign phase and amplitude on system part temperatures prevails by far and can clarify many of the system drift in the voltage domain. Post-processing for compensating for the drift of HEM-information is done by two different approaches: In the primary, temperature dependent switch features of the transmitter- and receiver section are modeled on the idea of system temperature data and a correction is derived. In a complicated method the drift of the system is analyzed by multivariate evaluation including a broader set of knowledge (HEM-sign, transmitter-reference signal, system temperatures, humidity, air stress, top, dynamic hundreds) and based mostly on an prolonged mannequin. It proves that such an evaluation is ready to determine residual drift sources. As a end result an built-in modeling scheme is depicted which permits a better separation of sign variations brought on by the system or by modifications within the measurement geometry from signal variations caused by the source distribution within the ground if crucial system parameters are included.